Jumat, 20 Januari 2017

Tugas Tehnik Shot Kamera 21Jan2017

1. Sebutkan dan jelaskan macam-macam teknik shot / pengambilan gambar dengan kamera (minimal 12 macam) ?
2. Sebutkan dan jelaskan macam-macam pergerakan kamera untuk pembuatan film/video (minimal 5 macam) ?

 jawab:


jawaban :

1. 1. EWS (Extreme Wide Shot)
Extreme wide shot merupakan tipe shot yang digunakan untuk menunjukkan sebuah lingkungan dimana subyek film berada. Tipe shot ini seringkali dipakai untuk membangun suasana sebuah adegan, subyek film terkadang hampir tak tampak dalam visual karena penggunaan sudut pandang lebar yang ekstrim.

2. Very Wide Shot (VWS)
Very Wide Shot merupakan tipe shot sangat luas, namun secara visual lebih sempit jika dibandingkan dengan tipe Extreme wide shot. 
3. Wide Shot (WS)
Dalam tipe Wide Shot, subjek sudah dapat diidentifikasikan dengan jelas karena telah memenuhi frame gambar meski terdapat jarak diatas kepala dan dibawah kaki. Penggunaan jarak diatas dan dibawah subyek tersebut digunakan untuk “ruang aman” agar lebih nyaman untuk dilihat.
4. Mid Shot (MS)
Mid Shot atau sering disebut juga sebagai Medium Shot merupakan tipe shot yang menunjukkan beberapa bagian dari subjek secara lebih rinci, pada subyek manusia tipe shot ini akan menampilkan sebatas pinggang sampai atas kepala.

5. Medium Close Up (MCU)
Medium Close Up merupakan jenis shot untuk menunjukkan wajah subyek agar lebih jelas dengan ukuran shot sebatas dada hingga kepala.
6. Close Up (CU)
Tipe shot Close Up sering digunakan untuk menekankan keadaan emosional subyek. Tipe shot ini biasanya mengambil subyek manusia hanya bagian kepala saja. Close up juga berguna untuk menampilkan detail dan dapat digunakan sebagai cut-in.
7. Extreme Close Up (ECU, XCU)
ECU (juga dikenal sebagai XCU) merupakan tipe shot untuk menampilkan detail obyek, misalnya mata, hidung, atau telinga.
8. Cut-In (CI)
Cut-In adalah tipe shot yang diambil secara khusus dengan menunjukkan beberapa bagian dari subjek secara rinci.
9. Cutaway (CA)
Cutaway adalah jenis shot yang digunakan untuk membangun situasi, subjek bisa berbeda, misalnya hewan kesayangan milik subyek, bagian yang berbeda dari subjek misalnya properti milik subyek, atau apa pun.
10. Two Shot
Two Shot merupakan tipe shot yang menampilkan dua orang dalam satu frame kamera, tipe shot ini dapat digunakan untuk membangun hubungan antara subjek satu dengan lainnya, masing-masing subyek dapat saling berinteraksi dan terlibat dalam gerakan atau tindakan dalam pengambilan gambar.
11. Over the Shoulder Shot (OSS)
Over the Shoulder Shot merupakan tipe shot yang dilakuakan untuk dua subyek, namun pengambilan gambar dilakuakan dari belakang bahu salah satu subyek. Orang yang dihadapi subjek biasanya harus menempati sekitar 1/3 frame.
12. Noddy Shot
Noddy Shot biasanya digunakan dalam wawancara maupun dialog.
2. Pan atau Panning adalah teknik menggerakan kamera secara mendatar (horizontal) dari kanan ke kiri atau sebaliknya.
  • Pan right : Gerakan kamera memutar ke kanan
  • Pan left : Gerakan kamera memutar ke kiri

Tilt atau Tilting adalah teknik menggerakan kamera secara mendongak dari bawah ke atas (vertical) atau sebaliknya.
  • Tilt up : kamera mendongak ke atas
  • Tilt down : kamera mendongak ke bawah

Dolly atau Track (Tracking) adalah teknik menggerakan kamera di atas tripot atau dolly mendekati atau menjauhi subyek.
  • Dolly in : kamera mendekati subyek
  • Dolly out : kamera menjauhi subyek

Zoom adalah teknik gerakan lensa zoom yang mendekati atau menjauhi obyek secara optic, Dalam Zooming ini yang bergerak bukan nya kamera tetapi lensa kamera yang bergerak maju atau mundur.
  • Zoom in : Lensa bergerak maju atau pandangan mendekati objek
  • Zoom out : Lensa bergerak mundur atau pandangan manjauhi objek1.PANNING
  1. Pergerakan kamera dengan poros horisontal ke kiri  atau ke kanan dengan atau tanpa tripod. Poros yang di maksu disini adalah kepala tripod yang bisa bergerak, atau pergelangan tangan kita saat memegang kamera.
             Pan Left          : Pergerakan kamera menoleh kekiri
             Pan Right        : Pergerakan kamera menoleh ke kanan

    2.TILTING
    Pergerakan kamera dengan poros vertikal di mana kamera menunduk atau mendonga/menengadah dengan atau tanpa tripod
              Tilt Up                        : Menengadah ke atas
             Tilt Down       : Menunduk ke bawah

    3.TRACKING
    Pergerakan kamera mendekati atu menjauhi obyek ( diam) dengan atau tanpa tripod/dolly.
              Track in           : Mendekati obyek
              Track out         : Menjauhi obyek

    4.CRAB
    Pergerakan kamera dimana kamera di geser ke kiri maupun ke kanan dengan atau tanpa tripod.
    Sesuai dengan nama nya yang dalam bahasa indonesia artinya KEPITING maka pergerakan ini adalah menyerupai jalannya kepiting, menyamping.
              Crab Left        : Kamera bergerak ke kiri
              Crab Right      : Kamera bergerak ke kanan

    5.ZOOMING
    Dalam ZOOMING ini yang bergerak bukan nya kamera tetapi lensa kamera yang bergerak maju atau mundur   mendekati/menjauhi obyek sementara kamera nya diam
              Zoom In          : Lensa bergerak maju ( gambar menyempit / mendekat )
              Zoom Out       : Lensa bergerak mundur ( gambar melebar / menjauh )

    6. FOLLOW
    Adalah gerakan kamera yang dilakukan dengan mengikuti object bergerak. Berbeda dengan panning, follow dilakukan dengan cara kamera ikut bergerak searah dengan object.

    7. LEVEL
    Pergerakan kamera dimana kamera di geser ke atas atau  kebawah.
              Level Up         : Kamera digeser ke atas


              Level Down    : Kamera digeser ke bawah
  2. Suatu naskah manuskrip (bahasa Latin manuscript: manu scriptus ditulis tangan).Secara khusus, adalah semua dokumen tertulis yang ditulis tangan. Dibedakan dari dokumen cetakan atau perbanyakannya dengan cara lain. Kata 'naskah' diambil dari bahasa Arab nuskhatum yang berarti sebuah potongan kertas.
  3. Sinopsis adalah ringkasan atau garis besar naskah yang menggambarkan isi dari suatu film atau pementasan yang dilakukan baik secara konkrit maupun secara abstrak. Sebagai pembuka/ prolog atau epilog dari naskah yang akan dipentaskan. Membuat gambaran jelas secara sederhana tentang urutan cerita dalam naskah

Jumat, 06 Januari 2017

Tugas Visualisasi Konsep 07 January 2017

1. Ada berapa metode untuk mengembangkan gagasan menjadi konsep produk ?
2. Bagaimana cara mengembangkan gagasan menjadi konsep produk/layanan ?
3. Apakah yang disebut visualisasi konsep ?
 4. Bagaimana cara merencanakan visualisasi konsep ?
5. Apakah yang disebut sinopsis ?
6. Apakah yang disebut naskah ?
7. Apakah yang disebut storyboard ?!
8. Bagaimana cara menyusun sinopsis ?
 9. Bagaimana cara menyusun naskah ?
10. Bagaimana cara menyusun storyboard ?
 11. Lakukan download contoh sinopsis minimal 3 ?
12. Lakukan download contoh naskah minimal 3 ?
13. Lakukan download contoh storyboard minimal 3 ?
14. Buatlah konsep gagasan untuk visualisasi konsep dalam rangka “Bersikap menjadi Pelajar SMK yang baik, disiplin dan berbudi luhur” 


Jawaban :
1. 8

2. a)    Pemunculan gagasan (idea generation)
Pengembangan baru dimulai dengan penelitian terhadap berbagai gagasan produk baru. Pemunculan gagasan baru harus sesuai dengan jenis usaha perusahaan dan konsumen sebagai salah satu sumber yang paling logis untuk mencari gagasan-gagasan produk baru.
b)    Penyaringan gagasan (idea screening)
Tujuan penyaringan adalah mengurangi banyaknya gagasan dengan mencari dan menghilangkan gagasan buruk sedini mungkin.
c)    Pengembangan dan pengujian konsep (concept development and testing)
Suatu ide atau gagasan yang lolos penyaringan selanjutnya dikembangkan menjadi beberapa alternatif konsep produk. Dalam hal ini, konsep produk berbeda dengan gagasan produk dan citra produk. Suatu gagasan produk adalah gagasan bagi kemungkinan produk yang oleh perusahaan dianggap bisa ditawarkan ke pasar. Suatu konsep produk adalah versi terinci dari ide yang diungkapkan dalam istilah konsumen yang punya arti. Sedangkan suatu citra produk (image) adalah gambaran khusus yang diperoleh dari produk nyata atau calon produk.
d)    Pengembangan strategi pemasaran (marketing strategy development)
Pernyataan strategi pemasaran terdiri dari tiga bagian untuk memperkenalkan produk ke pasar. Bagian pertama menjelaskan ukuran, struktur, dan tingkah laku pasar sasaran, penempatan produk yang telah direncanakan, penjualan, bagian pasar, serta sasaran keuntungan yang hendak dicari pada beberapa tahun pertama. Bagian kedua dari pernyataan strategi pemasaran menguraikan harga produk yang direncanakan, strategi distribusi, dan biaya pemasaran selama tahun pertama. Bagian ketiga menjelaskan penjualan jangka panjang yang direncanakan, serta sasaran keuntungan dan strategi bauran pemasaran selama ini.
e)    Analisis usaha (business analysis)
Bila manajemen telah menentukan konsep produk dan strategi pemasaran, perusahaan bisa mengevaluasi daya tarik usulan usaha itu. Manajemen harus menilai penjualan, biaya, dan perkiraan laba untuk menentukan apakah mereka telah memenuhi tujuan perusahaan. Jika telah memenuhi, produk bisa bergerak maju ke langkah pengembangan produk.
f)    Pengembangan produk (product development)
Bila konsep produk lolos dari uji analisis usaha, konsep itu lalu menuju riset dan pengembangan dan/atau rekayasa untuk dikembangkan menjadi produk fisik. Bagian riset dan pengembangan membuat satu atau beberapa versi bentuk fisik dari konsep produk agar bisa menemukan sebuah prototipe yang memenuhi konsep produk dan dapat diproduksi dengan biaya produksi yang telah dianggarkan.
g)    Pengujian pasar (market testing)
Pengujian pasar ialah keadaan dimana produk dan program pemasaran diperkenalkan kepada kalangan konsumen yang lebih otentik untuk mengetahui bagaimana konsumen dan penyalur mengelola, memakai, dan membeli-ulang produk itu dan seberapa luas pasarnya.
h)    Komersialisasi
Tahap komersialisasi menyangkut perencanaan dan pelaksanaan strategi peluncuran (launching strategy) produk baru ke pasar. Dalam melemparkan suatu produk, perusahaan harus memutuskan: kapan, dimana, pada siapa, dan bagaimana.
3.  Simulasi visualisasi konsep adalah media untuk mengkomunikasikan gagasan atau konsep dengan mengekspresikan diri dalam bentuk visualisasi dinamis, bergerak dan di beri unsur audio.
4.  Sinopsis, Naskah, Storyboard.
     a. Merumuskan informasi verbal yang akan divisualisasikan
     b. Menyerhanakan informasi verbal
     c. Membuat skets ( rough )     d. Memindahkan bentuk skets kedalam desain yang komprehansif ( lengkap )



5. Sinopsis: alur cerita yang dijelaskan secara singkat berguna sebagai garis besar alur cerita yang dijelaskan secara singkat berguna sebagai garis besar alur cerita yang nantinya dapat dikembangkan dalam panduan bahasa visual.

6. Naskah adalah semua dokumen tertulis yang ditulis tangan, dibedakan dari dokumen atau perbanyakannya dengan cara lain. Kata 'Naskah' diambil dari bahasa Arab nuskhatum yang berarti sebuah potongan kertas.

7. Storyboard adalah sketsa gambar yang disusun berurutan sesuai dengan storyboard kita dapat menyampaikan ide cerita kita kepada orang lain dengan mudah, karena kita dapat menggiring khayalan seseorang mengkuti gambar-gambar yang tersaji sehingga menghasilkan prepepsi yang sama pada ide cerita.

8. - Bacalah naskah berulang-ulang
    - Pada saat membaca perlu digaris bawahi atau dicatat ide sentralnya (pokok pikiran, kalimat pokok/kalimat inti).
    - Kesampingkan dulu teks asli sesudah dicatat ide sentral atau hal-hal pokok yang telah diketahui, kemudian kembangkan catatan-catatan tersebut dengan bahasa sendiri.
    - Pergunakanlah kalimat-kalimat tunggal, bila memungkinkan hindari pemakaian kalimat majemuk atau mengulang kalimat, gnakan kalimat sederhana yang efektif.
    - Ringkaslah kalimat menjadi frase, dan frase menjadi kata.
    - Bila terdapat rangkaian ide atau gagasan dari beberapa alinea, maka ambilah ide sentralnya saja atau pokok pikiran dan kalimat pokok/intinya.
    - Buanglah bebrapa alinea yang dapat diwakili dengan satu alinea saja, atau sebaliknya, dan pertahankan alinea yang memang harus dipertahankan.
    - Pertahankanlah kalimat yang tidak memungkinkan untuk disederhanakan, sehingga keaslian suara pengarang tetap dapat dipertahankan pula, yaitu kata kunci yang ada pada kalimat tersebut.
   - Buanglah seluruh kata tugas yang memungkinkan untuk dibuag, tetapi pertahankanlah susunan ide yang tersusun sesuai naskah aslinya.
9.a. Menentukan tema
    b. Menyusun sinopsis/kerangka
    c. Menggembangkan sinopsis menjadi naskah satu babak


10. a. Catat poin-poin penting, ide, dan konsep-konsepsi bawah frame storyboard berturut-turut (lihat                            terlampir).
     b. Storyboard pada dasarnya merupakan jenis peta
     c. Membuat sketsa visual untuk setiap frame
     d. Baca presentasi sambil melihat stiryboard dan melengkapi checklist storyboard
     e. Anda dapat membuat storyboard anda dikertas atau berbagai perangkat lunak seperti Microsoft Wors,               Microsoft Power Point, dan Inspirasi


11. sinopsis 1
      sinopsis 2
      sinopsis 3

12naskah 1
      naskah 2
      naskah 3
      naskah 4

      13. storyboard 2
            storyboard 3
14.  a Memakai pakaian rapi
      b. Tidak berbuat buruk dilingkungan sekolah
      c. Ikuti tata tertib tidak melanggar tata tertib
      d. Ikuti setiap mata pelajaran dengan hikmat dan baik

Jumat, 23 September 2016

UTS KELAS X PEMASARAN SEMESTER 1

Tugas A 


  1. Rencana saya membuat website statis  karena website statis dapat mempermudah untuk dapat mengumpulkan tanggapan kritik dan saran dari masyarakat dunia terhadap mutu perusahaan
  2. Rencana saya menulist konten blog karena dapat meningkatkan trafik pengunjung
  3. Saya membuat iklan karena iklan dapat mengundang keinginan tahuan konsumen akan produk yang kita jual
  4. Rencana saya melakukan transaksi karena sebagai sumber pembiayaan bagi perusahaan untuk melakukan investasi
  • Saya melakukan kontak karena ingin mengetahui keadaan seseorang 
  • Saya melakukan pengiriman karena ada seseorang yang memesan sesuatu kepada saya 
      5. Saya melakukan pelayanan penjualan ketka seseorang selesai membel barang kepada saya               dengan : menyapa,memberi ptunjuk/info dan menyampaikan terimakasih



Tugas B) Membuat posting blog berdasarkan satu diantara produk 




Dijual Hino Dutro 


Mesin dan hidrolik dijamin masih bagus.
minus: ban mobil dan aki harus diganti.

Mobil Hino ban 6 (4 belakang 2 depan)
LOKASI : Jl.Kaliurang km.04 (KOTA YOGYAKARTA)

HARGA : 75JT NEGO 

Jika Berminat hub : Bambang

082177774546
5c4a2bb
Line : Jualtruk09




Image result for jual truk hino

Jumat, 16 September 2016

Buku Pelajaran

Buku Pelajaran Simulasi Digital berupa ebook dan silahkan download pada alamat :
1. Ebook Simulasi Digital semester 1
2. Ebook Simulasi Digital semester 2

Buku Pelajaran Pemasaran Online berupa ebook dan silahkan download pada alamat :
1. Ebook Pemasaran Online semester 1
2. Ebook Pemasaran Online semester 2
Tugas Pemasaran Online 13092016

1. Berilah penjelasan dan contoh mengenai HTML, PHP, ASP dan JSP!

->Pengertian HTML (HyperText Markup Language) dan contoh HTML

 HTML atau kepanjangan dari HyperText Markup Language adalah sebuah bahasa yang digunakan untuk membuat halaman website dan menampilkan informasi berbagai macam informasi pada Mozila,IE,netscape dll atau yang sering kita sebut dengan browser. maka dari itu untuk membuat sebuah website yang kompleks kita harus faham benar kode-kode HTML yang harus digunakan atau  sering juga disebut dengan TAG html, tag atau kode html ini akan memberikan perintah kepada browser untuk menampilkan format informasi tertentu.HTML = embedded scripting, di mana script-nya menyatu dengan HTML dan berada
si server. 
 

Contoh : 

<html>
<head>
  <title>Halo Lingkup Informatika</title>
</head>
<body bgcolor "black">
<p style="color:white">Halo</p>
</body>
</html>

 

-> Pengertian PHP (Hypertext Preprocessor) dan contoh PHP

PHP adalah kependekan dari PHP: Hypertext Preprocessor, bahasa interpreter yang mempunyai kemiripan dengan C dan Perl. PHP dapat digunakan bersama dengan HTML sehingga memudahkan dalam membuat aplikasi web dengan cepat. Dapat digunakan untuk menciptakan dynamic website baik itu yang memerlukan penggunaan database ataupun tidak. PHP adalah singkatan dari "PHP: Hypertext Preprocessor", yang merupakan sebuah bahasa scripting yang terpasang pada HTML. Sebagian besar sintaks mirip dengan bahasa C, Java dan Perl, ditambah beberapa fungsi PHP yang spesifik. Tujuan utama penggunaan bahasa ini adalah untuk memungkinkan perancang web menulis halaman web dinamik dengan cepat.Sistem database yang dapat didukung oleh PHP adalah  Oracle, Adabas-D, Sybase, FilePro, mSQL, Velocis, MySQL, Informix,Solid, dBase, ODBC, Unix dbm, dan PostgreSQL.

  
 contoh php:
setup.php
<html>
<head>
<title>
Setup Database
</title>
</head>
<body>
<?php $cn = @mysql_connect("localhost", "root", "") 
or
die
("Gagal konek ke MySQL.");  mysql_query("drop database if exists db_user", $cn) 
or
die
("Gagal menghapus database.");  mysql_query("create database db_user", $cn) 
or
die
("Gagal membuat database.");  mysql_select_db("db_user", $cn) 
or
die
("Gagal membuka database.");  mysql_query("create table tb_user ( login_username varchar(32) not null, login_password char(32), login_rights varchar(32), primary key(login_username) )", $cn) 
or
die
("Gagal membuat tabel.");  mysql_query("insert into tb_user values('admin', md5('admin'), '[A][U]')", $cn);  mysql_query("insert into tb_user values('user', md5('user'), '[U]')", $cn);  mysql_close($cn);  ?>
<p>
Sukses meng-setup database!
<br />
 Username:
<b>
admin
</b>
 dan Password:
<b>
admin
</b><br />
 Username:
<b>
user
</b>
 dan Password:
<>
user
</b>
</p>
<p>
Silakan menuju
<a href="index.php">

Selamat datang. Di sini semua orang bisa mengakses.
</p>
</body>
</html>

->Pengertian ASP (Active Server Pages) dan contoh ASP

ASP (Active Server Page), salah satu produk Microsoft, adalah teknologi yang serupa dengan PHP, digunakan untuk membangun aplikasi server-side. Kode program ASP biasanya tidak tampak pada sisi client, karena ketika browser menampilkan source maka yang tampak hanya kode HTML saja, jadi kode ASP lebih aman dari pada pemakaian sejenis script lainnya (seperti JavaScript). ASP biasanya di-implementasi dengan VBScript atau Jscript. Kode ASP diapit oleh tanda <% … %>, perhatikan contoh berikut ini pada Gambar Contoh Kode ASP pada Server Side.
Contoh Kode ASP pada Server Side
<%
function cetak(kata)
      cetak = cstr(kata)
end function
Response.write "<html>"
Response.write "<head>"
Response.write "<title>Contoh ASP</title>"
Response.write "</head>"
Response.write "<body>
Response.write " <P>Fungsi Cetak menghasilkan : "
Response.write cetak("Selamat Mengenal ASP")
Response.write "</P>"
Response.write "</body>"
Response.write "</html>"
%>


->Pengertian JSP (Java Server Pages) dan Contoh JPS

       JSP adalah suatu teknologi web berbasis bahasa pemrograman Java dan berjalan di Platform Java, serta merupakan bagian teknologi J2EE (Java 2 Enterprise Edition). JSP sangat sesuai dan tangguh untuk menangani presentasi di web. Sedangkan J2EE merupakan platform Java untuk pengembangan sistem aplikasi enterprise dengan dukungan API (Application Programming Inteface) yang lengkap dan portabilitas serta memberikan sarana untuk membuat suatu aplikasi yang memisahkan antara business logic (sistem), presentasi dan data. JSP merupakan bagian dari J2EE dan khususnya merupakan komponen web dari aplikasi J2EE secara keseluruhan. JSP juga memerlukan JVM (Java Virtual Machine) supaya dapat berjalan, yang berarti juga mengisyaratkan keharusan menginstal Java Virtual Machine diserver, dimana JSP akan dijalankan. Selain JVM, JSP juga memerlukan server yang disebut dengan Web Container.
       JSP bisa menggunakan Apache Tomcat sebagai salah satu web server yang mendukungnya agar bisa menjalankan file-file JSP yang berbasis Java, diperlukan web server yang mampu memproses Java, atau minimal JSP engine yang dapat terintegrasi dengan web server. Web Container Menurut spesifikasi J2EE, dikenal EJB Container, Web Container dan Application Server. Web Container adalah services yang dijalankan oleh suatu Java Application Server hususnya untuk services yang compliance/kompatibel dengan Servlet dan JSP. Selain menjadi services oleh Java Application Server, Web Container dapat berdiri sendiri. Contoh Web Container adalah Tomcat, ServletExec, Resin, Jrun, Blazix. Web Container juga dapat bekerja sama dengan web server, misalnya Tomcat dengan Apache, Jrun dengan IIS.
Contoh Kode JSP

<html>
<head><title>Contoh JSP</title></head>
<body>
Membuat Fungsi Menghitung Volume Kotak <br>
<%!
public int Volume(int P, int L, int T)
{
      return (P*L*T);
}
%>
<%! int panjang=10, lebar=8, tinggi=4; %>
<%
out.print(“Volume kotak adalah : “);
out.println(Volume(panjang, lebar, tinggi));
out.println(“<p align= \”center\”>”);
out.println(“<img src=\”images/gambar1.jpg\”>”);
out.println(“</p>”);
%>
</body>
</html>
  2. Berilah penjelasan dan contoh mengenai CMS !
sistem manajemen konten (CMS) adalah aplikasi komputer yang mendukung penciptaan dan modifikasi digital konten menggunakan antarmuka yang sederhana untuk abstrak pergi rincian tingkat rendah kecuali diperlukan, biasanya mendukung beberapa pengguna bekerja di lingkungan kolaboratif .Fitur CMS bervariasi. Kebanyakan CMSes termasuk berbasis Web penerbitan, manajemen format, editing sejarah dan kontrol versi , pengindeksan, pencarian, dan pengambilan. Secara alami mereka, sistem manajemen konten mendukung pemisahan isi dan presentasi . 
Sebuah sistem manajemen konten web (WCM atau WCMS) adalah CMS dirancang untuk mendukung pengelolaan konten halaman Web. Paling CMSes populer juga WCMSes. konten web termasuk teks dan grafis, foto, video, audio, peta, dan kode (misalnya, untuk aplikasi) yang menampilkan konten atau berinteraksi dengan pengguna.
contoh:
=>CMS WordPress   => Aura CMS            => CMS Moodle 
=>CMS Drupal          =>CMS Prestashop

3. Berilah penjelasan dan contoh penataan file/folder menggunakan CMS !
flat file CMS atau disebut juga File-Based CMS yang menggunakan file dan folder dalam penyimpanan datanya. flat file CMS konten langsung ditampilkan dari struktur file dan folder yang sederhana.

Meskipun flat file CMS ini menggunakan file dan folder untuk menyimpan dan menampilkan konten, bukan berarti flat file CMS adalah model situs web statis yang sudah ketinggalan zaman. Tetapi faktanya flat file CMS ini sudah menggunakan hakikat fungsional dari CMS, yakni menyederhanakan proses pengelolaan konten tanpa harus direpotkan dengan urusan struktur HTML dan gaya CSS.
Ada banyak flat file CMS yang saat ini sudah dikembangkan seperti PICO, Monstra, GetSimple, dan lain sebagainya.
 contoh file/folder dengan menggunakan CMS:
File Folder dalam Monstra CMS 


Hasil gambar untuk File Folder dalam Monstra CMS





4.Berilah penjelasan dan contoh template website !


  Template Website merupakan salah satu bahan dokumen atau file yang sangat di butuhkan dalam hal pembuatan website. Pada dasarnya, seorang webmaster perlu mengetahui pengertian template website itu sendiri sebelum membangun sebuah website.Template Website juga merupakan dokumen atau file yang berisikan model-model tambahan yang akan muncul pada saat proses pembuatan dokumen lain. Sedangkan Website merupakan situs atau halaman di Internet yang menyediakan informasi dan tertanam pada World Wide Web (www). 
Dari pengertian 2 kata diatas, Pengertian Template Website itu adalah sebuah desain tampilan halaman  dengan berisikan dokumen file model-model tambahan yang dikodekan dalam bahasa program dan siap pakai. 
Template merupakan salah satu identitas anda. Kita tidak dapat memilih Template yang mengikuti taste kita sendiri, apabila web yang anda tujukan untuk visitor dengan kalangan tertentu. Akan tetapi pemilihan template bebas dapat anda lakukan secara sepihak apabila itu tidak diperuntukan untuk moneytise bahkan mungkin dikhususkan untuk anda sendiri.
Contoh Template Website:
 




Hasil gambar untuk contoh template website